Social Items

Cara Mudah Mengajari Anak Agar Cepat Bisa Membaca, Menulis dan Berhitung

Seorang anak tidak akan cepat memiliki kemampuan untuk membaca, menulis dan berhitung (Calistung), meskipun misal ia sudah duduk di bangku sekolah. Sebab, diperlukan pendampingan yang rutin dalam belajar oleh orang tuanya di rumah sejak dini.

Orang tua yang membimbing anaknya untuk belajar membaca, menulis dan berhitung akan menjadi dasar yang kuat untuk proses belajar dan kehidupannya nanti yang berlangsung hingga seumur hidup.

Namun dari pada itu, terdapat banyak orang tua yang menganggap bahwa memberi pengajaran anak tentang membaca, menulis dan berhitung (calistung) tidak harus dilakukan sejak anak mereka masih kecil.

Para orang tua berasumsi bahwa dengan mengajarkan anak calistung pada usia dini akan menyebabkan anak menjadi stres karena mendapat tekanan yang tidak sesuai dengan kemampuan usianya.

Dengan begitu, hal tersebut menimbulkan pertanyaan, hal apa sajakah yang perlu diperhatikan oleh orang tua dalam mengajari anak agar dapat membaca, menulis dan berhitung?

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mendampingi Anak Belajar Membaca, Menulis dan Berhitung


Pahami Kebiasaan Anak


Secara umum kebiasaan anak adalah senang bermain. Oleh sebab itu orang tua perlu memahami kebiasaan itu dan mempertimbangkan sebelum mengajaknya untuk belajar.

Sepertinya sia-sia saja apabila Anda mengajak anak belajar disaat sedang asyik-asyiknya bermain. Kalau memaksakan malah bisa jadi rewel dan akan sulit memahami materi pembelajaran.

Mungkin bisa juga dengan menerapkan cara belajar sambil bermain, tapi bukan berarti mesti dipaksakan. Orang tua harus memiliki cara yang tepat agar anak menjadi nyaman, senang dan selalu bersemangat ketika belajar membaca, menulis dan berhitung.

Tidak Melebihi Kemampuan Anak


Usahakan jangan suka memaksa anak untuk memahami segala hal yang Anda ajarkan. Sebab, daya pikir setiap anak sangat berbeda dengan orang dewasa.

Jika dipaksakan untuk selalu hafal dan mengerti, dikhawatirkan anak akan menjadi stres, kapok atau sulit untuk diajak belajar kembali.

Setiap orang tua harus paham sejauh mana kemampuan anaknya dalam menangkap pemahaman, apalagi jika usianya masih terbilang muda. Yang perlu diingat bagi setiap orang tua adalah ajarilah mereka apapun asal tidak melebihi kapasitas pemahamannya sebagai anak-anak.

Gunakan Metode Yang Menarik


Biasanya mengajarkan membaca, menulis dan berhitung kepada anak lebih mudah melalui metode atau pendekatan secara emosional. Usahakan Anda sebagai orang tua mengemas pembelajaran tersebut denga sesuatu yang menarik agar membuat anak merasa senang.

Dengan demikian, jika proses belajar calistung berjalan dengan menyenangkan, maka si anak akan jauh lebih menyukainya dan tidak akan membuat ia merasa stres karena tekanan belajar yang membuat pusing dan membosankan.

Belajar Secara Rutin


Sudah menjadi keharusan bahwa setiap orang tua wajib memahami karakter anaknya, baik itu dari segi kebiasaan atau pun dari hobinya.

Sebab jika demikian, orang tua akan dapat menyesuaikan kapan waktunya anak untuk belajar. Orang tua juga harus mengerti pada rentang waktu belajar yang tidak mengganggu aktivitas bermainnya anak.

Selain itu, Anda juga harus menerapkan kegiatan belajar secara rutin dan berkesinambungan agar anak mudah lupa pada pelajaran yang telah disampaikan.

Berikan Anak Apresiasi


Jika anak Anda semangat dalam belajar membaca, menulis dan berhitung, maka berilah ia apresiasi, baik itu berupa sebuah pujian atau pun hadiah.

Hal ini dianggap penting untuk selalu diingat dan diterapkan oleh orang tua agar anak merasa lebih nyaman saat Anda mengajarinya.

Dengan beberapa cara mudah dalam mengajari anak membaca, menulis dan berhitung (calistung) tersebut di atas, maka cobalah beberapa tips mudah di atas dalam mengajari anak membaca, menulis dan berhitung agar lebih efektif dan menyenangkan.

Cara Mudah Mengajari Anak Agar Cepat Bisa Membaca, Menulis dan Berhitung

Cara Mudah Mengajari Anak Agar Cepat Bisa Membaca, Menulis dan Berhitung

Seorang anak tidak akan cepat memiliki kemampuan untuk membaca, menulis dan berhitung (Calistung), meskipun misal ia sudah duduk di bangku sekolah. Sebab, diperlukan pendampingan yang rutin dalam belajar oleh orang tuanya di rumah sejak dini.

Orang tua yang membimbing anaknya untuk belajar membaca, menulis dan berhitung akan menjadi dasar yang kuat untuk proses belajar dan kehidupannya nanti yang berlangsung hingga seumur hidup.

Namun dari pada itu, terdapat banyak orang tua yang menganggap bahwa memberi pengajaran anak tentang membaca, menulis dan berhitung (calistung) tidak harus dilakukan sejak anak mereka masih kecil.

Para orang tua berasumsi bahwa dengan mengajarkan anak calistung pada usia dini akan menyebabkan anak menjadi stres karena mendapat tekanan yang tidak sesuai dengan kemampuan usianya.

Dengan begitu, hal tersebut menimbulkan pertanyaan, hal apa sajakah yang perlu diperhatikan oleh orang tua dalam mengajari anak agar dapat membaca, menulis dan berhitung?

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mendampingi Anak Belajar Membaca, Menulis dan Berhitung


Pahami Kebiasaan Anak


Secara umum kebiasaan anak adalah senang bermain. Oleh sebab itu orang tua perlu memahami kebiasaan itu dan mempertimbangkan sebelum mengajaknya untuk belajar.

Sepertinya sia-sia saja apabila Anda mengajak anak belajar disaat sedang asyik-asyiknya bermain. Kalau memaksakan malah bisa jadi rewel dan akan sulit memahami materi pembelajaran.

Mungkin bisa juga dengan menerapkan cara belajar sambil bermain, tapi bukan berarti mesti dipaksakan. Orang tua harus memiliki cara yang tepat agar anak menjadi nyaman, senang dan selalu bersemangat ketika belajar membaca, menulis dan berhitung.

Tidak Melebihi Kemampuan Anak


Usahakan jangan suka memaksa anak untuk memahami segala hal yang Anda ajarkan. Sebab, daya pikir setiap anak sangat berbeda dengan orang dewasa.

Jika dipaksakan untuk selalu hafal dan mengerti, dikhawatirkan anak akan menjadi stres, kapok atau sulit untuk diajak belajar kembali.

Setiap orang tua harus paham sejauh mana kemampuan anaknya dalam menangkap pemahaman, apalagi jika usianya masih terbilang muda. Yang perlu diingat bagi setiap orang tua adalah ajarilah mereka apapun asal tidak melebihi kapasitas pemahamannya sebagai anak-anak.

Gunakan Metode Yang Menarik


Biasanya mengajarkan membaca, menulis dan berhitung kepada anak lebih mudah melalui metode atau pendekatan secara emosional. Usahakan Anda sebagai orang tua mengemas pembelajaran tersebut denga sesuatu yang menarik agar membuat anak merasa senang.

Dengan demikian, jika proses belajar calistung berjalan dengan menyenangkan, maka si anak akan jauh lebih menyukainya dan tidak akan membuat ia merasa stres karena tekanan belajar yang membuat pusing dan membosankan.

Belajar Secara Rutin


Sudah menjadi keharusan bahwa setiap orang tua wajib memahami karakter anaknya, baik itu dari segi kebiasaan atau pun dari hobinya.

Sebab jika demikian, orang tua akan dapat menyesuaikan kapan waktunya anak untuk belajar. Orang tua juga harus mengerti pada rentang waktu belajar yang tidak mengganggu aktivitas bermainnya anak.

Selain itu, Anda juga harus menerapkan kegiatan belajar secara rutin dan berkesinambungan agar anak mudah lupa pada pelajaran yang telah disampaikan.

Berikan Anak Apresiasi


Jika anak Anda semangat dalam belajar membaca, menulis dan berhitung, maka berilah ia apresiasi, baik itu berupa sebuah pujian atau pun hadiah.

Hal ini dianggap penting untuk selalu diingat dan diterapkan oleh orang tua agar anak merasa lebih nyaman saat Anda mengajarinya.

Dengan beberapa cara mudah dalam mengajari anak membaca, menulis dan berhitung (calistung) tersebut di atas, maka cobalah beberapa tips mudah di atas dalam mengajari anak membaca, menulis dan berhitung agar lebih efektif dan menyenangkan.

Tidak ada komentar

Komentar dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, maka akan segera muncul.
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang baik dan santun serta tidak spamming.