Social Items

Cara Jitu Mengakali Anak Yang Mogok Sekolah Agar Semangat Kembali

Anak Anda tidak mau berangkat (mogok) sekolah? Tanda anak yang mulai mogok sekolah dapat dilihat dari perilakunya. Mulai dari ia pura-pura sakit atau tidak enak badan, mengurung diri di dalam kamar setelah tiba waktunya berangkat sekolah, dan lain sebagainya.

Jika hal ini terjadi pada anak Anda, pasti sangat merepotkan. Menurut psikolog klinis Barbara Markway, masalah ini dapat disebabkan oleh si anak yang mulai kesulitan dalam belajar.

Meskipun mogok sekolah sebenarnya adalah salah satu sikap kecemasan yang dialami oleh anak-anak. Namun Anda tidak perlu khawatir. Seperti yang Guru Abata lansir dari laman Hai Bunda, Anda dapat mengakalinya agar anak kembali semangat berangkat ke sekolah.

1. Mengajak Anak Berbicara Dan Memberinya Semangat


Kunci sukses hubungan antar anak dan orang tua adalah terjalinnya komunikasi yang baik. Ajak ia bicara secara perlahan tentang apa yang menyebabkan buah hati Anda itu tidak mau pergi ke sekolah.

Ada beberapa kasus dimana anak tidak bisa mengungkapkan apa yang menyebabkannya tidak mau berangkat ke sekolah. Jika demikian, Anda sebagai orang tua tidak perlu memaksa si anak untuk mengatakannya.

Agar anak mau mengungkapkan alasannya secara jujur, tunjukkan pada anak bahwa Anda memahami kenapa dia tidak mau berangkat sekolah. Baru kemudian, sampaikanlah kalimat-kalimat halus yang menjelaskan bahwa berangkat sekolah bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Lalu pastikan bahwa orang tua akan membantunya apabila mengalami kesulitan di sekolah. Berikan penyampaian yang memuji keberanian dan semangatnya supaya rasa percaya diri anak jadi meningkat.

2. Memperhatikan Kondisi Fisik Anak


Sebenarnya boleh saja Anda berpikir bahwa anak berpura-pura sakit agar dapat bolos sekolah. Namun tidak ada salahnya untuk memperhatikan bilamana ada suatu gejala dari kondisi fisiknya yang menandakan bahwa dia benar-benar sedang sakit.

Sebab, bisa saja anak memang benar sedang merasa tidak enak badan. Pasti Anda tidak mau jika penyakitnya justru akan berlanjut karena dibiarkan. Tapi jika tidak ditemukan gejala apapun darinya, cobalah tanyakan masalah apa yang sebenarnya sedang terjadi.

3. Membuat Anak Tidak Terlena Sibuk Di Rumah


Jika kondisi fisik anak masih normal dan baik-baik saja, tapi ia tetap tidak mau mengungkapkan alasan mengapa mogok sekolah, Anda dapat memastikan si kecil dalam keadaan fit atau tidak.

Bila perlu, pastikan juga ke dokter agar mengetahui ada atau tidak suatu masalah yang terdapat pada fisik si anak. Anda juga perlu menegaskan bahwa ia harus banyak istirahat.

Anda juga harus selalu mengontrol diri untuk tidak terlalu memanjakannya di rumah, supaya dia memahami bahwa orang yang sakit itu tidaklah menyenangkan. Dengan begitu, maka anak tidak akan terlena untuk bolos sekolah dan bermalas-malasan di rumah.

4. Bekerjasama Dengan Pihak Sekolah


Jika masalah ini terus berlanjut dan dilakukan berulangkali selama beberapa waktu, Anda harus memeriksa keadaan sekolahnya. Namun jangan terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa ada yang salah di sekolahnya.

Disini, Anda harus menjalin komunikasi dengan pihak sekolah untuk menanyakan tentang kondisi dan kebiasaan anak Anda ketika di sekolah. Biasanya, para guru juga mempunyai berbagai ide atau saran dalam menangani semangat anak untuk bersekolah.

Mungkin saja, kecemasan pada anak bersumber dari tindakan bullying yang dialami oleh anak. Dalam hal ini, orang tua dapat mengajak konselor atau orang-orang terdekat di sekolahnya untuk mendapatkan informasi dan solusi.

Itu saja yang dapat Guru Abata sampaikan tentang beberapa hal yang dapat menyebabkan anak mogok / malas pergi ke sekolah. Anda dapat mencoba tips-tips di atas agar si anak jadi semangat kembali untuk berangkat ke sekolah.

Cara Jitu Mengakali Anak Yang Mogok Sekolah Agar Semangat Kembali

Cara Jitu Mengakali Anak Yang Mogok Sekolah Agar Semangat Kembali

Anak Anda tidak mau berangkat (mogok) sekolah? Tanda anak yang mulai mogok sekolah dapat dilihat dari perilakunya. Mulai dari ia pura-pura sakit atau tidak enak badan, mengurung diri di dalam kamar setelah tiba waktunya berangkat sekolah, dan lain sebagainya.

Jika hal ini terjadi pada anak Anda, pasti sangat merepotkan. Menurut psikolog klinis Barbara Markway, masalah ini dapat disebabkan oleh si anak yang mulai kesulitan dalam belajar.

Meskipun mogok sekolah sebenarnya adalah salah satu sikap kecemasan yang dialami oleh anak-anak. Namun Anda tidak perlu khawatir. Seperti yang Guru Abata lansir dari laman Hai Bunda, Anda dapat mengakalinya agar anak kembali semangat berangkat ke sekolah.

1. Mengajak Anak Berbicara Dan Memberinya Semangat


Kunci sukses hubungan antar anak dan orang tua adalah terjalinnya komunikasi yang baik. Ajak ia bicara secara perlahan tentang apa yang menyebabkan buah hati Anda itu tidak mau pergi ke sekolah.

Ada beberapa kasus dimana anak tidak bisa mengungkapkan apa yang menyebabkannya tidak mau berangkat ke sekolah. Jika demikian, Anda sebagai orang tua tidak perlu memaksa si anak untuk mengatakannya.

Agar anak mau mengungkapkan alasannya secara jujur, tunjukkan pada anak bahwa Anda memahami kenapa dia tidak mau berangkat sekolah. Baru kemudian, sampaikanlah kalimat-kalimat halus yang menjelaskan bahwa berangkat sekolah bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Lalu pastikan bahwa orang tua akan membantunya apabila mengalami kesulitan di sekolah. Berikan penyampaian yang memuji keberanian dan semangatnya supaya rasa percaya diri anak jadi meningkat.

2. Memperhatikan Kondisi Fisik Anak


Sebenarnya boleh saja Anda berpikir bahwa anak berpura-pura sakit agar dapat bolos sekolah. Namun tidak ada salahnya untuk memperhatikan bilamana ada suatu gejala dari kondisi fisiknya yang menandakan bahwa dia benar-benar sedang sakit.

Sebab, bisa saja anak memang benar sedang merasa tidak enak badan. Pasti Anda tidak mau jika penyakitnya justru akan berlanjut karena dibiarkan. Tapi jika tidak ditemukan gejala apapun darinya, cobalah tanyakan masalah apa yang sebenarnya sedang terjadi.

3. Membuat Anak Tidak Terlena Sibuk Di Rumah


Jika kondisi fisik anak masih normal dan baik-baik saja, tapi ia tetap tidak mau mengungkapkan alasan mengapa mogok sekolah, Anda dapat memastikan si kecil dalam keadaan fit atau tidak.

Bila perlu, pastikan juga ke dokter agar mengetahui ada atau tidak suatu masalah yang terdapat pada fisik si anak. Anda juga perlu menegaskan bahwa ia harus banyak istirahat.

Anda juga harus selalu mengontrol diri untuk tidak terlalu memanjakannya di rumah, supaya dia memahami bahwa orang yang sakit itu tidaklah menyenangkan. Dengan begitu, maka anak tidak akan terlena untuk bolos sekolah dan bermalas-malasan di rumah.

4. Bekerjasama Dengan Pihak Sekolah


Jika masalah ini terus berlanjut dan dilakukan berulangkali selama beberapa waktu, Anda harus memeriksa keadaan sekolahnya. Namun jangan terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa ada yang salah di sekolahnya.

Disini, Anda harus menjalin komunikasi dengan pihak sekolah untuk menanyakan tentang kondisi dan kebiasaan anak Anda ketika di sekolah. Biasanya, para guru juga mempunyai berbagai ide atau saran dalam menangani semangat anak untuk bersekolah.

Mungkin saja, kecemasan pada anak bersumber dari tindakan bullying yang dialami oleh anak. Dalam hal ini, orang tua dapat mengajak konselor atau orang-orang terdekat di sekolahnya untuk mendapatkan informasi dan solusi.

Itu saja yang dapat Guru Abata sampaikan tentang beberapa hal yang dapat menyebabkan anak mogok / malas pergi ke sekolah. Anda dapat mencoba tips-tips di atas agar si anak jadi semangat kembali untuk berangkat ke sekolah.

Tidak ada komentar

Komentar dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, maka akan segera muncul.
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang baik dan santun serta tidak spamming.