Siapa Bilang Kesabaran Itu Ada Batasnya?

Pada kesempatan ini Guru Abata menulis artikel tentang siapa bilang kesabaran ada batasnya. Maksud dan tujuannya yaitu meluruskan dan membuktikan bahwa hakekatnya kesabaran itu tiada akhir, artinya sabar itu tanpa batas.

Maka dari itu, tidak ada kata “titik” untuk bersabar. Sebab jika kesabaran berhenti, jika kesabaran telah habis, maka hilanglah kesabaran itu.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al Baqarah ayat 153;

“Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Ada pula yang mengartikan ayat tersebut dengan kalimat; mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.

Siapa Bilang Kesabaran Itu Ada Batasnya?

Pada ayat lain dalam Surah Al Baqarah ayat 156 Allah SWT berfirman;

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun.”

"Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun.” Artinya adalah Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali. kalimat ini dinamakan kalimat istirjaa (pernyataan kembali kepada Allah). Disunahkan menyebutnya disaat tertimpa marabahaya, baik besar maupun kecil.

Berikut ini adalah beberapa dalil Al Qur’an yang menjelaskan bahwa kita harus selalu bersikap sabar.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al Baqarah ayat 177;

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. mereka Itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka Itulah orang-orang yang bertakwa.”

Allah SWT berfirman dalam Surah Al Baqarah ayat 249;

“Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji Anda dengan suatu sungai. Maka siapa di antara Anda meminum airnya; bukanlah ia pengikutku. dan Barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, Maka Dia adalah pengikutku." kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama Dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan Kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya." orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. dan Allah beserta orang-orang yang sabar."

Allah SWT berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 142;

“Apakah Anda mengira bahwa Anda akan masuk surga, Padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.

Jihad dapat berarti: 1. berperang untuk menegakkan Islam dan melindungi orang-orang Islam; 2. memerangi hawa nafsu; 3. mendermakan harta benda untuk kebaikan Islam dan umat Islam; 4. Memberantas yang batil dan menegakkan yang hak.

Allah SWT berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 146;

“Dan berapa banyaknya Nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.”

Allah SWT berfirman dalam Surah Al Anfal ayat 46;

“Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah Anda berbantah-bantahan, yang menyebabkan Anda menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Allah SWT berfirman dalam Surah Al Anfal ayat 66;

“Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. dan Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Allah SWT berfirman dalam Surah An Nahl ayat 125-127;

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. Dan jika Anda memberikan balasan, Maka balaslah dengan Balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. akan tetapi jika Anda bersabar, Sesungguhnya Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. Bersabarlah (hai Muhammad) dan Tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah Anda bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah Anda bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.”

Arti dari hikmah adalah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara sesuatu yang hak dengan sesuatu yang bathil. Sedangkan kalimat “Maka balaslah dengan Balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu”, maksudnya adalah pembalasan yang dijatuhkan atas mereka janganlah melebihi dari siksaan yang ditimpakan atas kita.

Demikian sederet dalil yang menegaskan bahwa kesabaran tiada akhir dan tidak pernah ada batasnya. Oleh sebab itu, jika ada orang di sekitar kita yang mengatakan bahwa kesabaran ada batasnya, maka hal tersebut tidaklah benar.

Kirim Komentar

Komentar dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, maka akan segera muncul.
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang baik dan santun serta tidak spamming.

Lebih baru Lebih lama