Jenis Beras Sehat Ini Bisa Menjadi Makanan Pengganti Nasi Putih

Kini beras sudah menjadi makanan pokok di berbagai negara, tidak terkecuali juga di Indonesia. Beras menjadi salah satu sumber energi yang terbilang murah dan bergizi bagi miliaran orang di seluruh penjuru dunia.

Selama ini yang Anda ketahui mungkin hanya terdapat dua jenis beras, yakni beras putih dan beras merah. Namun ternyata masih banyak varian lain dari jenis beras yang biasa kita makan (beras putih).

Jenis Beras Sehat Ini Bisa Menjadi Makanan Pengganti Nasi Putih

Berbagai jenis beras ini memiliki perbedaan dari segi rasa, warna, dan nilai gizi. Beberapa di antaranya mengandung nutrisi dan senyawa tanaman yang kuat serta bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini akan Guru Abata bahas jenis beras yang dapat menggantikan nasi putih.

1. Brown Rice (Beras Gandum)

Makan pokok yang satu ini tidak sama seperti nasi putih, karena pada gandum masih mengandung lapisan dedak dan kumat yang keduanya mengandung banyak nutrisi. Dedak pada beras gandum mengandung quercetin, flavonoid antioksidan apigenin, dan luteolin. Senyawa ini penting untuk pencegahan terhadap penyakit.

Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak flavonoid secara teratur dapat terhindar dari gangguan penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker tertentu.

Gandum memengandung kalori dan karbohidrat yang jumlahnya mirip dengan nasi putih. Varietas cokelat dari brown rice memiliki serat yang tinggi hingga tiga kali lebih banyak dan lebih kaya protein.

Serat dan protein mampu meningkatkan rasa kenyang dan membantu Anda untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan ideal. Dengan menjadikan brown rice sebagai makanan utama pengganti nasi putih bisa membantu mengatur gula darah dan insulin, hormon yang mendukung kadar gula darah yang sehat.

Saat ini, Brown rice menjadi makanan pokok alternatif favorit bagi mereka yang mengalami diabetes. Apalagi kandungan magnesium yang tinggi dan mineralnya memiliki peran penting dalam gula darah dan metabolisme insulin dalam tubuh.

2. Beras Hitam

Varietas beras hitam mempunyai warna hitam yang pekat dan biasanya akan berubah warna menjadi ungu saat dimasak. Jenis beras ini terkadang disebut juga sebagai beras terlarang, karena sudah dicadangkan untuk royalti di Tiongkok kuni.

Beras hitam memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dari semua jenis beras, sehingga menjadikannya sebagai makanan pokok alternatif merupakan pilihan yang cerdas.

Antioksidan merupakan jenis senyawa yang mampu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh kelebihan molekul yang disebut sebagai radikal bebas, dan berkontribusi pada kondisi yang dikenal dengan stres oksidatif. Stres ini dihubungkan dengan perkembangan kondisi kronis seperti penyakit jantung, kanker tertentu, dan penurunan mental.

Antosianin yang terkandung di dalam beras hitam telah terbukti memiliki sifat anti-kanker yang kuat. Ada juga kandungan anthocyanin yang lebih tinggi, dihubungkan dengan rendah dari resiko kanker tertentu.

3. Beras Merah

Jenis beras merah seperti misalnya beras merah Himalaya dan beras muatan merah Thailand, sangat berpigmen dan mengandung sejumlah nutrisi dan senyawa tanaman yang bermanfaat. Jenis ini lebih tinggi protein dan serat daripada jenis beras putih. Namun, manfaatnya yang paling terkenal adalah kandungan antioksidannya. Seperti beras hitam, beras merah juga dikemas dengan antioksidan flavonoid, termasuk anthocyanins apigenin, myricetin, dan quercetin.

Referensi:
Health Line. Diakses pada tahun 2019. What Is The Healthiest Types of Rice?
WebMD. Diakses pada tahun 2019. Whole Grains: Hearty Option for a Healthy Diet
Baca Juga

Posting Komentar

Komentar yang Anda berikan dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, maka akan segera muncul.
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang baik dan santun serta tidak melakukan spamming.

Lebih baru Lebih lama